Sabtu, 03 Maret 2012

“Apakah Takhrij Hadits termasuk Hasil Ijtihad”

ketegori Muslim. Saat ini saya sering temukan bulletin atau majalah yang isinya mengkritik habis perilaku ibadah atau pendapat masyarakat lainnya yang menurut mereka bid’ah karena tidak berdalil atau dalil yang dipakai lemah sehingga tidal layak dipakai. Menurut pengamatan saya, biasanya mereka mengatakan lemah kuatnya dalil merujuk kepada ulama mereka. Di lain waktu saya menemukan buku dari pihak yang dituduh bid’ah yang mengatakan bahwa ibadah mereka punya landasan yang kuat dan tidak lemah. Dari hal tersebut saya mengambil kesimpulan bahwa penilaian seseorang tentang shohih, hasan, dhaifnya suatu hadits adalah hasil ijtihad orang tersebut yang bisa saja benar bisa juga salah. Benarkah dan bolehkah saya berkesimpulan seperti itu?

Apa yang Anda simpulkan itu memang benar sekali. Dunia takhrijul-hadits memangpada hakikatnya adalah sebuah proses ijtihad, di mana seorang muhaddits mengerahkan segala kemampuannya dalam meneliti sanad suatu hadits. Dantentunya sangat dimungkinkan bahwa antara seorang muhaddits dengan muhaddits lainnyasaling berbeda dalam menilai derajat suatu hadits.

Misalnya, Imam Al-Bukhari mengatakan bahwa suatu hadits itu derajatnya tidak mencapai shahih, sehingga hadits itu tidak beliau masukkan ke dalam kitab shahihnya. Namun ada imam lainnya, misalnya Imam At-Tirmizy, justru mengatakan bahwa hadits itu shahih. Sebab menurut beliau, para perawi hadits itu semua orang-orang yang tsiqah dari awal hingga ke level shahabat. Sehingga tidak ada alasan untuk mendha’ifkan-nya.

Maka hadits tersebut dikatakan shahih, dengan detail keterangan bahwa hadits itu dishahihkan oleh At-Tirmizy , meski tidak dishahihkan oleh Al-Bukhari. Perlu diketahui bahwa meski diakui integritas dan ketelitiannya dalam ilmu hadits, namun bukan berarti Al-Bukhari satu-satunya orang yang berhak mengatakan bahwa suatu hadits itu shahih atau tidak shahih. Selain Imam Al-Bukhari, masih banyak para muhadditsin lainnya, yang tidak kurang ahlinya di dalam meriwayatkan hadits.

Bahkan sesungguhnya para ulama mujtahid mutlak yang mendirikan mazhab-mazhab fiqih, tidak lain adalah para muhaddits juga. Seperti Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam As-Syafi’i, Imam Ahmad bin Hanbal, rahimahumullah rahmatan wasiah dan lainnya. Sebab syarat seorang mujthid mutlak memang harus punya kapasitas sebagai orang yang mampu melakukan penelusuran keshahihan suatu hadits. Mustahil ada seorang mujtahid yang tidak mengerti bagaimana menilai dan mendudukkan suatu hadits.

Bahkan kelebihan mereka dibandingkan dengan para muhadditsin adalah bahwa mereka juga memiliki dasar dan pola kaidah istimbath hukum yang sempurna. Sebagaimana kita maklum, bahwa nilai keshahihan suatu hadits yang diberikan oleh satu orang muhaddits dari sekian banyak muhaddits, tidak bisa lantas begitu saja bisa diambil kesimpulan hukumnya. Sebab di tempat lain masih mungkin ditemukan hadits lainnya yang tidak kalah shahihnya, namun secara zhahir bertentangan atau berbeda esensinya. Sehingga perlu dicarikan hubungan yang menyatukan antara keduanya. Apakah yang satu menasakh yang lain, atau yang satu bersifat umum dan yang lain bersifat khusus , atau yang salah satunya menguatkan yang lainnya.

Dengan demikian, kita tahu bahwa keshaihan suatu hadits itu belum lagi bisa dijadikan kesimpulan hukum. Masih ada banyak proses lagi agar kesimpulan hukum itu bisa didapat. Dan proses selanjutnya itu, biasanya bukan lagi tugas para muhadditsin, melainkan tugas para ahli fiqih. Sedangkan para ahli fiqih itu sendiri harus punya kapasitas seorang ahli hadits . Adapun tugas para muhadditsin itu terbatas hingga memberi nilai derajat suatu hadits saja.

Salah satu muhaddits di masa sekarag ini yang bisa kita sebut adalah Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani. Beliau diakui integritas dan kedalaman ilmunya dalam masalah memberi nilai suatu hadits. Bahkan kitab-kitab hadits yang disusun oleh para ulama hadits di masa lalu, oleh beliau diteliti ulang. Kemudian beliau susun ulang dengan dipilah antara yang shahih dengan yang dha’if.

Beliau juga banyak melakukan penelitian hadits-hadits dari kitab-kitab ulama di masa kini. Misalnya, kitab Fiqhus-Shirah yang ditulis oleh Syeikh Muhammad Al-Ghazali, juga kitab Al-Halalu wal Haram, susunan Dr. Yusuf Al-Qradawi.

Sebagai satu dari sekian juta muhaddits sepanjang zaman, tentu merupakan hak beliau untuk memberikan sebuah penilian atas suatu hadits. Kita tentu bisa mengambil banyak manfaat dari ilmu dan jasa beliau. Semoga Allah SWT membalasnya dengan balasan yang lebih baik dan berlipat ganda.

Namun di balik semua itu, kita pun sadar bahwa apa yang beliau lakukan itu adalah sebuah ijtihad seorang anak manusia. Di mana seseorang kadang benar dan kadang salah. Penilaian beliau atas hadits-hadits itu tentu bukan wahyu yang turun dari langit serta wajib diimani tanpa reserve. Tidak ada orang yang pasti benar dalam semua pendapatnya kecuali Rasulullah SAW al-ma’shum.

Salah satu buktinya, beberapa kali para ulama di zaman sekarang ini menemukan ketidak-konsekuenan beliau dalam menilai suatu hadits. Terkadang di suatu kitab, beliau menilai suatu hadits sahih, namun di kitab lainnya atas hadits yang sama, beliau menilainya sebagai hasan atau dhaif. Mungkin beliau selalu melakukan penelitian, sehingga apa yang pernah disimpulkan, boleh jadi direvisi lagi. Dan hal itu sah-sah saja. Bukankah dahulu Al-Imam As-Syafi’i rahimahullah juga melakukan revisi atas ijtihad-ijtihad beliau, sehingga ada qaul qadim dan qaul jadid?

Dan semua itu mengajak kita sampai pada suatu kesimpulan berharga, bahwa penilaian para muhaddits atas suatu hadits adalah ijtihad. Di mana seseorang bisa benar dan bisa salah, bahkan sangat dimungkinkan baginya untuk merevisi ulang hasil ijtihadnya itu.

Dan ini tentu sangat manusiawi sekali, serta sama sekali tidak mengurangi integritas yang bersangkutan. Serta tidak mengurangi rasa hormat dan penghargaan kita atas semua ijtihad yang beliau kerahkan dengan sepenuh kekuatan.
Al Qur’an, Hadits dan Ijtihad

¨ Pengertian al-Qur’an menurut bahasa

Al-qur’an itu merupakan himpunan huruf-huruf dan kata-kata yang dapat dibaca.

¨ Pengertian al-Qur’an secara istilah

Firman allah SWT yang menjadi mu’jizat abadi kepada rasulullah yg tidak mungkin bisa ditandingi oleh manusia, diturunkan kedalam hati rasulullah SAW, diturunkan ke generasi berikutnya secara mutwatir, ketika dibaca bernilai ibadah dan berpahala besar.

¨ Nama-Nama al-Qur’an :

Al-Qur’an, Al-kitab , Al-huda , Rahmah , Nur, Ruh, Syifa’, Al-haq, Bayan, Maiuzhoh, Dzikr , Naba’

¨ Fungsi al-Qur’an :

Kitab berita , Kitab hukum dan aturan , Kitab berjuang , Kitab pendidikan , Kitab ilmu pengetahuan

¨ Pokok ajaran dan isi kandungan al-Qur’an :

Tauhid , Ibadah , Akhlak , Hukum , Hubungan masyarakat , Janji dan ancaman , Sejarah

¨ Keistimewaan dan keutamaan al-Qur’an

Memberi petunjuk lengkap disertai hukumnya, Susunan ayat yg mengagumkan dan mempengaruhi jiwa pendengarnya, Menghilangkan ketidakbebasan berfikir yg melemahkan daya upaya dan kretifitas manusia, Memberi penjelasan ilmu pengetahuan, Memuliakan akal sebagai dasar memahami urusan manusia dan hukum-hukumnya, Menghilangkan perbedaan antar manusia dari sisi kelas dan fisik.m

¨ Pengertian Hadits

Segala perkataan (sabda), perbuatan dan ketetapan dan persetujuan dari nabi Muhammad SAW yg dijadikan ketetapan ataupun hukum dalam agama islam.

IJTIHAD

¨ Ijtihad secara istilah adalah mengerahkan kesungguhan untuk menemukan hukum syar’I atau sebuah usaha yg sungguh-sungguh, yang sebenarnya bisa dilaksanakan oleh siapa saja yg sudah berusaha mencari ilmu untuk memutuskan suatu perkara yg tidak dibahas dalam al-quran maupun hadits dgn syarat menggunakan akal sehat dan pertimbangan matang.

¨ Syarat-Syarat seseorang yang boleh melakukan ijtihad

Mengetahui dalil-dalil syar’I, Mengetahui hal-hal yg berkaitan dgn keshahihan hadits, Mengetahui nasikh- mansukh dan perkara-perkara yg telah menjadi ijma’, Mengetahui dalil-dalil yg sifatnya takhsis, Mengetahui ilmu bahasa, ushul fikih, dalil-dalil yg mempunyai hubungan umum-khusus, Mempunya kemampuan beristimbat

¨ Tujuan ijtihad

Untuk memenuhi keperluan umat manusia akan pegangan hidup dalam beribadah kepada allah SWT disuatu tempat tertentu atau pad suatu waktu tertentu

¨ Fungsi Ijtihad

Meski al-quran sudah diturunkan secara sempurna dan lengkap, tidak berarti semua hal dalam kehidupan manusia diatur secara detil oleh al-quran maupun al-hadits.

Jika terjadi persoalan baru bagi kalangan umat islam disuatu tampat tertentu atau disuatu masa waktu tertentu maka persoalan tersebut dikaji apakah perkara yg dipersoalkan itu sudahh ada dalam al-quran atau al-hadist.

kehidupan sosial dalam masarakat

PEMBAHASAN


Di dalam kehidupan social atau masarakat.orang tualah menjadi peran utama perkembangan moral dan pendidikan anak,agar menjadi seorang berilmu,beraklak dan beramal saleh di dalam kehidupannya .dan kehidupan keluarga yang harmonis ,damai,langgeng memiliki moral dan aturan akan sangat baik untuk pendidikan anak dan sikap mental kehidupannya.

Dan kehidupan ekonomi sebuah keluarga yang cukup juga mempengaruhi perkembangan anak.

Bagai mana itu semua bila tidak di miliki oleh sebuah keluarga.?

Di desa benteng hilir terjadi problem antara orang tua dan anak .aan yang berusia 9 tahun menjadi anak yang sangat liar,tak mau lagi sekolah .baik sekolah dasar atau sekolah agama apa lagi belajar mengaji itu semua ia angap hal percuma dan tak ada manfaatnya .hari-harinya bermain berjalan sesuka hatinya .bila temannya belajar di sekolah ia datangi tetapi hanya untuk menggangu dan mempengaruhi kawan-kawan agar main dengan dia. Aan tidak tau sopan santun ,bicara yang baik apalagi di ajak untuk sholat berjamaah ,mulai pagi aan pergi membawa sepedanya ayah ibunya tak tau kemana arahnya tidak permisi atau pamit ,siang pulang sebentar,siang pulang sebentar setelah makan siang aan menghilang lagi dari rumahnya.

Di sore harinya ia datang kepada teman-temannya dengan muka kusut,pakayan dekil dan jorok dia pengaruhi teman-temannya yang bias ia ajak ,bila di nasehati ia selalu membantah ,dan bila di Tanya mengapa tidak sekolah ia berkata dengan banyak alasan ,ketika teman-teman solat berjamaah dimasjid ia Cuma melihat di pintu atau jendela sambil menggangu .guru sering menegurnya tapi ia tidak peduli.pada magribnya Aan pulang lalu pergi ke tempat teman-temannya ngajinya sampai umur 9 tahun aan mengaji tidak tamat-tamat iqrok guru ngajinya pun heran dengan kelakuan aan .sering tidak mau ngaji ia Cuma menjadi penganggu usil teman-teman repot di buatnya guru-gurunya sampai minta ampun melihat kelakuan .ditangani orang tuanya .orang tua memberi keterangan juga mengeluh melihat anaknya.

Alangkah sayangnya aan di usia dini 9 tahun tumbuh dengan pribadi yang rusak dan tidak puduh lagi dengan kata-kata orang tuanya apa lagi perintah-perintahnya ,setiap hari aan berbuat sesuka hatinya orang tua pun tak bias membuat ia jadi anak yang menyenangkan .setiap hari aan berbuat sesuka hatinya .tidak tidak mau sekolah pagi (SD) di datangi oleh guru orang tuanya alasannya aan capek naik sepeda kesekolah da troma dengan kecelakaan yang terjadi oleh abangnya.bila di bujuk rayu dan sampai mau di pindahkan ke kotapun tempat bibinya tetap aan tak mau.

Di datangi orang tuanya oleh guru MDA ,alasannya “ntahlah bu .capek aku menasehati tak mau.sudah teruk ayahnya mengajar tak mau juga”sampai-sampai didatangi oleh guru ngajinya ,ibu sangat minta tolong agar aan tetap bias belajar dan pandai mengaji kata guru”saya tetap berusaha ,tapi anak ibu yang sulit di mengerti dan di atur untuk belajar mungkin anak ibuk kebanyakan sumpah mintanya ia mandi air tolak balo baru bias pintar”sampai demi kian guru ngajinya berkata ,ibu pasrah dengan keadaan aan .karena sebelumnya ibu aan selalu tidak perduli dan kurang perhatian kepada aan bila malas sekolah ya ngak apa-apa bila aan mau main dan belajar seharian ya ngak apa-apa karena seringkali ibu seperti itu aan jadi terbiasa aan selalu membuat alasan lebih-lebih dalam hal sekolah ayah aan sering mengajar dengan kekerasan bila hatinya jengkel jadi aan sering di perlakukan seperti itu oleh ayah .ia rajin karena takut malah malas bener untuk mengikuti perintah nya jadi hari-hari aan karena terpaksa ,jadi sekolah pun Cuma datang datang saja hasilnya nol ia berangkat mengayuh sepeda dan membawa tas ibu senang dengan ia pergi tapi tidak di perhatikan apakah kesekolah.apakah ia ikut belajar ,patuh dengan guru mengerjakan tugas tidak di perhatikan semua.

Padahal aan sering bolos,tidak mengerjakan tugas buku yak-yakan atau acak acakan,pakayan tidak rapi,sepatu kotor-kotor guru sering menegur ia tidak peduli guru memaklumi mungkin ia keluarga miskin ,sering dia beri bantuan baik pakayan maupun perlengkapan sekolah tetapi tidak ada juga perobahan .di saat itu guru sering menegur ,teman-teman nya juga melaporkan aan selalu berbuat salah ayah mulai marah mengajar aan habis-habisan dengan kekerasan ayah dan tidak pedulian ibu.aan jadi keras dan bandel.

Setiap hari ibu tidak memperhatikannya karena ibu ikut berkerja mencari sesuap nasi .di karenakan ayah aan sering nganggur dan malas,kadang pergi tapi tidak ada tujuan dan hasil ,jidi keluarga sering kekurangan ekonominya.karena ayah tidak benar-benar dalam berusaha demi anak dan istrinya.jadi istri tertekan dan akhirnya ibu aan ikut turun tanggan mencari sesuap nasi .dengan sibuk keduanya terlantar dan kurang perhatian terhadap anak. Pagi-pagi ayah dan ibu aan sudah pergi aan Cuma di perintah “an bangun sekolah”tapi tidak diurus layak nya ibu saying dan perhatian keanak missal meyiapkan sarapan,pakayan,buku sepatu dan mengantarkannya kesekolah,jadi aan terbiasa dengan keadaan itu .orang tua pergi pagi-pagi dan siang pulang sebentar lalu pergi lagi kadang-kadang sampai sore .aan tidak pernah melihat ayah nyantai/istirahat pada waktu makan ,tidur,atau ibadah-ibadah seperti sholat ,puasa atau berkumpul dengan keluarga jadi aan tidak mengerti apa yang baik seharusnya ia buat.karna orang tua tidak ada aturan tida ia melihat cara-cara orang tua nya seperti orang tua lain memberi contoh untuk perkembangan pendidikan bila ada waktu tidak mau bercerita ,aan ingin berbagi ,orang tuanya selalu membentak nya dan marah-marah dengan perkataan sikap kasar .lama kelamaan aan dengan sikap orang tua nya jenuh dan bosan.

Karena orang tuanya kurang perhatian ia menganggap untuk apa di siplin,mau diatur atau sekolah sedang kan orang tuanya seperi itu sibuk mencari nafkah tidak ada aturan tidak tenan tidak pernah senang dan nyaman semuanya yak-yakan atau asal-asalan .apalagi ibu aan ia lupa bagai man seorang ibu rumah tangga .ibu aan sangat tidak memperhatikan aan dalam segala hal ia mengangap aan sudah makan ia sudah lah ia biasa sendiri aan terbiasa dari ibunya.ibunya orangnya tidak mau rapi rumah berantakan setiap ruang tidak tersusun dan terawat rapi pakayan asal-asalan jorok dan dekil lama kelamaan kehidupan kehidupan orang tua mempengaruhi aan .sebelum sekolah orang tuanya tidak merasa kawalahan dan di anggap biasa dengan tingkah-tingkah aan ketika ia nganjak besar dan bukan balita dan mulai masuk sekolah ayah ibu mulai kawalahan dengan dengan tingkah-tingkah aan ayah dan ibu bartu merasa sulit mengatur aan akhirnya Cuma bias mengumpat ,menyumpah dan mengajar dengan kekerasan .dan akhirnya aan sudah sangat kebal dan bandel orang tua Cuma pasrah apa yang mau di buat aan.

Ternyata aan seperti ini karena factor lingkungan (ayah dan ibu) memiliki pola asuh yang salah terhadap pendidikan anak .sesuai dengan MU`AWIYAH BIN ABI SOFYAN memberi pesan kepada orang tua atau pendidikan mengajar kan anak.

“hendak lah yang pertama-tama kamu lakukan dalam mendidik anak mu adalah perbaikan diri mu sendiri karena sesunguhnya mata anak-anak itu hanyalah tertuju kepada mu .maka apa yang baik menurut mereka adalah apa yang kamu perbuat ,dan apa yang jelek menurut mereka adalah apa yang kamu tinggalkan .

Dalam rumah tangga yang menjadi suri tauladan bagi anak adalah orang tuanya ,mereka menganggap orang tua sebagai tokoh yang prlu mereka tiru dalam kehidupan nya sementara di sekolah yang menjadi suri tauladan adalah para guru mereka (ANWARI JUDI)

egitu juga antara paktor yang terkait dengan keluarga dan yang banyak berpengaruh terhadap perkembangan anak adalah hal yang berkaitan dengan .

-Satus sosial ekonomi

Keadaan sosial ekonomi keluarga teryata mempengaruhi tahap perkembangan anak .apa lagi perkembangan ekonomi keluarga cukup maka lingkungan matrial anak di dalam keluarga menjadi lebih luas.anak mendapat kan kesempatan lebih banyak mengembangkan bermacam-macam kecakapan yang mungkin tidak akan ia dapatkan jika keadaan ekonomi keluarga memadai .interaksi mendidik di antara anak dengan orang tua akan lebih banyak dan lebih mendalam karena orang tua tidak sibuk oleh urusan untuk memenuhi kebutuhan keluarga .

-keutuhan keluarga atau harmonisnya orang tua.

Apa bila salah satu anggota keluarga tidak ada maka struktur keluarga diangapa tidak utuh lagi.apa bila ayah/ibu kedua-dua jarang pulang kerumah karena tugas atau hal-hal lain terjadi berulang-ulang /sering .semua itu mempengaruhi perkembangan sosial anak pra sekolah.

-sikap dan kebiasaan orang tua

Tingkah laku orang tua sebagai kelompok dalam keluarga dan dapat merangsang perkembangan cirri-ciri tentu pada pribadi anak orang tua yang oteriter dapat mengakibat kan anak tidak taat,takut,pasif,tidak memiliki inisiatif tidak dapat merencanakan sesuatu serta mudah menyerah orang tua yang menunjukan sikap menolak yang menyesali keadiran anak akan akan suka berdusta dan suka mencuri.

1.Jadi di atas aan menjadi anak bandel dan tidak peduli aturan ,karna ayah dan ibu yang kurang pendidikan yang dapat memberikan sulitauladan yang baik.

2.Sang ayah dan iub yang kurang perhatian lebih mementingkan ekonomi keluarga dari pada perkembangan atai pendidikan anak

3.yang setatus ekonominya rendah /keluarga miskin .alangkah saying nya semua kurang di miliki oleh ayah dan ibu sehinga aan menjadi anak bandel ,tidak bermoral,dan tidak mau sekolah itu semua pengaruh dari ayah dan ibunya sendiri .atau dari dalam keluarga itu sendiri.

HIMBAUAN

1. tingkah laku orang tua setiap waktu merupakan sesuatu yang akan di tiru aleh anak-anak
2. dan setiap perbuatan dan perkataan itu suatu pendidikan bagi anak-anak kita
3. orang tua yang tidak perhatian terhadap anak akan akan merusak tingkah laku dan perkembangan anak.
4. keluarga yang miskin menyebabkan orang tua menjadi kurang perhatian karena sibuk dengan mencari kebutuhan.
5. jadi status ekonomi juga bias mempengaruhi perkembangan anak
6. dan orang tua yang oteriter atau keras kepada anak menyebabkan anak menjadi bingal dan bandel.
7. yang paling penting anak akan menjadi manusia yang berakhlak ,berilmu,dan beramal soleh adalah perhatian orang tua apa lagi seorang ibu ialah segala-galanya.

SARAN

-Aan menjadi anak yang bandel sebaiknya orangtuanya memberikan perhatian penuh kepada anak dalam segala hal

-sebaiknya orang tua aan merubah pola kehidupan agar aan lebih dekat dan tahu mana yang baik dan buruk

-orang tua seperti ini banyak bergaul atau bersosial dengan masarakat agar mendapat pandangan-pandangan positif.

-yang paling utama pandangan-pandangan dan nasehat nasehat dari keluarga sendiri terutama masalah –masalah agama dan ilmu pengetauan

-dan lebih baik ibu mementingkan pekerjaan seorang ibu rumah tangga dari pada ikut mencari nafkah agar semua dapat di perhatikan.

-dan aan juga harus dapat nasehat nasehat dan ajakan dari luar misalnya teman-teman,guru,dan orang-orang di sekelilingnya.

-dan sebaiknya aan di didik lagi mulai dari dalam misalnya sesuatu yang menyentuh hatinya.

Rabu, 22 Juni 2011

SURAT PERJANJIAN PINJAM PAKAI RUMAH PARTAI PEDULI RAKYAT NASIONAL (P.P.R.N) DEWAN PIMPINAN DAERAH KABUPATEN SIAK

SURAT PERJANJIAN PINJAM PAKAI RUMAH

Sayayang bertanda tangan dibawah ini:

Nama :

Umur :

Alamat :

Pekerjaan :

Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA, selaku yang MEMINJAMKAN dan

Nama :

Umur :

Alamat :

Pekerjaan :

Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA Selaku Peminjam / Pemakai Rumah

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA telah bersepakat mengikat diri dalam sebuah perjanjian pinjam pakai satu unit rumah dengan ketentuan sebagai berikut:

Pasal 1

Pihak pertama meminjamkan kepada pihak kedua sebuah rumah yang terletak di (alamat rmh), untuk digunakan sebagai kantor (DPC, DPD atau DPW) PARTAI PEDULI RAKYAT NASIONAL, Kecamatan...................... Kabupaten ……………….,

Pasal2

Jangka waktu peminjaman adalah 5 (lima) Tahun, terhitung mulai .......................s/d...........................

Pasal3

Pihak kedua wajib memelihara rumah yang dipinjamkan dengan sebaik-baiknya, dan biaya pemeliharaan dan pemakaian listrik dan air PDAM, semasa dipinjamkan ditanggung oleh pihak Kedua

Pasal 4

Pihak kedua diizinkan mengadakan perbaikan/penyekatan rumah yang dipinjamkan, dengan ketentuan Memberitahukan sebelumnya kepada pihak pertama dan segala biaya di tanggung oleh pihak kedua

Pasal5

Hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian ini, akan diselesaikan dengan musyawarah antara kedua belah pihak.

Pasal6

Segala perselisihan yang mungkin terjadi antara kedua belah pihak mengenai perjanjian ini, akan diselesai kan secara Musyawarah dan Mufakat. Dan apabila perselisihan tidak dapat diselesaikan secara Musyawarah dan Mufakat, maka kedua belah pihak sepakat, Untuk menyelesaikari secara Hukum yang beriaku, untuk menyelesaikannya.

Demikian surat perjanjian pinjam pakai ini dibuat dan ditandatangani oleh Kedua belah pihak di Siak, dan dibuat rangkap dua. dimana masing-masing Pihak memegang satu rangkap. yang telah dibubuhi Materai secukupnya serta mempunyai kekuatan Hukum yang sama.

Siak,

Pihak Kedua Pihak Pertama

( ) ( )

Saksi Pihak Pertama :

Saksi Pihak Kedua :

Rabu, 01 Juni 2011

contoh membuat bonfaktur,Desain Undangan & Lain-lain. GRATIS Untuk Member!

Faktur, Nota, bon, surat jalan, dan semacamnya yang biasa kita jumpai di toko-toko atau di tempat perbelanjaan lainnya, di kantor-kantor, dan sebagainya, umumnya dibuat dengan cara yang serupa.
Seperti pada artikel kali ini, kita pun akan mempelajari cara pembuatan barang-barang cetakan seperti di atas, dengan contoh pembuatan nota pembayaran/nota jual beli.

Contoh :
Seorang pemilik industri bubut datang untuk memesan 2 (dua) rim nota jual beli. Ia menginginkan nota tersebut dibuat rangkap dua dengan tinta di atasnya berwarna biru, dan ia menginginkan.. bila ia menulis di atas nota tersebut, ia tidak harus pakai karbon lagi, tetapi ingin langsung tembus ke kertas rangkapnya (nota sudah karbonis/mengandung karbon), serta ia pun meminta ukuran notanya kurang lebih 1/2 dari halaman folio.

Kamis, 26 Mei 2011

CINTA BERSEMI DI BULAN PURNAMA

Setelah ibu meninggal dunia aku tinggal bersama ayah. Dan karna dua kamar belakang kosong, makanya kami memutuskan untuk mengkoskan kamar ter sebut. Setelah 1 bulan 2 bulan hingga 3 bulan,tak ada juga satu orang pun yang mau kos di belakang rumah kami.

Hingga suatu hari yang mendung. . .

“Ayah mau aku buatkan the. . . ??”

Kata ku dengan rasa saying yang sangat besar.

“Boleh tapi kamu langsung kesini ya nak. . . ??”

“Aku terheran???

Karna biasanya ayah tak pernah memintaku untuk menemaninya. Sudah 13 thn ibu ku meninggal dan semenjak itu aku tak pernah mengenal laki-laki lagi, karna di hati ku hanya ada ayahku tercinta.

“ini yah, minumannya…”

Kataku sambil meletakkan secangkir the hangat.

“Makasi ya nak. . .”

Sambil menghangkat cangkir yang berisi the hangat ayah berkata dengan nada yang lembut dan sedikit serius.

“Nak, kapan kamu maw menikah??? Umur mu sudah cukup untuk berumah tangga, kamu jangan pikirin ayah terus, pikirin juga diri kamu sendiri.”

Sambil minum seteguk air the dan meletakkan cangkir the tersebut keatas meja, ayah melanjutkan pembicaraan tadi.

“Selama ibu mu meninggal, ayah tdak pernah melihatmu membawa laki-laki dan mengenalkannya kepada ayah???”

Aku hanya terdiam mendengar pertannyaan dari seorang laki-laki yang hampir1/2 abad ini, orang yang sangat aku cintai .

Menanyakan pertanyaan yang amat sulit untuk ku jawab.

“Nak kenapa kamu berfikir panjang untuk berumah tangga . . ???”

Ayah tidak akan mengusir kamu dari rumah ini kok nak”

Katanya meyakinkan ku dan berharap banyak dengan jawaban ku, tanpa ku sadari air mataku menetes dan aku memeluk beliaw yang sedang duduk di kursi santai, sambil berkata:

“Aku saying ayah, aku cinta ayah, aku tak maw meninggalkan ayah sendirian”

Sudah seminggu yang lalu ayah memintaku agar segera menikah,

Setelah hari itu, kami hanya sering berdiam, dan ayah juga jarang mengobrol bersamaku. Ia sebenarnya laki-laki pendiam, tapi dia sangat menyayangi aku dan ibu. Karna telah lama mencari pasangan hidup, dia baru betemu ibu, dan telah lama menikah dia baru mempunyai seorang putrid.

Dan pagi itu. . . . .

“tok. . .tok. . .tok. . .

Suara pintu di ketok tiga kali.aku langsung menghambur keluar dan meninggal kan cucian ku, aku takut itu bibi yang datang dari kampong dan setelah membuka pintu.

Ada apa ya. . ???

Tanya bingung dengan seorang laki-laki bertubuh tegap, tinggi, berambut sisir samping, dan beralis tebal.

“Apa benar ini rumah inspektur iskandar. . ???”

Tanya kepadaku.

“iya benar, ada perlu apa ya???”kataku lagi.

“kenalkan aku Rianda,anak inspektur suryadi”

Katanya sambil mengulurkan tangannya, dan aku pun membalasnya dengan berkata:

“Oh. . .aku Riana, silahkan masuk, tunggu sebentar”

Kataku sambil melangkah untuk memanggail ayah.

“Pagi Om. . ??”

“ Pagi, Kamu anak Suryadi ya. . ??”

“Iya Om, papa bilang beliau telah menghubungi anda dan saya disuruh beliau untuk kemari”

“Iya, dia sudah menghubungi saya,”

Dan dia juga bilang kalau kamu akan melanjutkan s2 di sini.”

Dan aku ke belakang dan menghantarkan air minum kedepan setelah dapat cerita dari ayah, ternyata dia akan tinggal dirumah ini selama mengambil s2. memang sih dia cakep,

“tapi apa mungkin aku bisah jatuh cinta kepadanya . . ???”

Dan hingga selalu malam purnama, aku duduk di beranda belakang sambil menikmati angina malam.

Dan tiba-tiba. . . .

“hey. . kok menung sendirian sih. . . ???”

“Eh . . Rindah, enggak, Lagi bingung aja . . . !?

“Bingung kenapa? Kalau mau cerita dong sama aku . . jangan di pendamin

sendiri.”

“ayah selalu menyuruhku untuk menikah, padahal aku belum mau, aku selalu

bingung menjawap pertanyaan ayah yang selalu terarah pada pernikahan.”

“Emang kamu tidak punya pacar apa. . . ??”

“Semenjak ibu meninggal, aku tak mau menduakan ayah”

“Kalau sekarang. . . ??”

“Maksudnya. . . ??”

Lalu aku menatapnya dan ia menatapku, hingga terucap kata dari bibirnya. . .

“Aku cinta kamu, kamu maw jadi ibu dari anak-anak ku . . ???”

“Oh. . . Inikah cinta bersemi di bulan purnama. . . ???”

Jumat, 08 April 2011

Download Free VIDEO Sanksi Joget India Briptu Norman

Download Free VIDEO Sanksi Joget India Briptu Norman

8 Apr 2011 ... Download Free VIDEO Sanksi Joget India Briptu Norman,. Brigadir Polisi Satu Norman Kamaru, anggota Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah ...